Header Ads

Header ADS

BREAKING NEWS :
Loading...

Cinta di Batavia: Untung Surapati Melawan Penindasan

 


"Di dunia yang terobsesi pada kasta dan harga kepingan perak, mereka memilih untuk menjadi manusia."

Batavia, abad ke-17. Untung hanyalah sebuah angka dalam buku kas milik pejabat tinggi VOC—seorang budak yang ditakdirkan untuk mati di bawah cambuk tanpa nama. Namun, di balik rak-rak berdebu perpustakaan tuannya, ia menemukan senjata yang lebih mematikan daripada mesiu: Literasi.

Di sanalah ia bertemu Suzanne van Beber, putri sang majikan yang jiwanya terperangkap dalam sangkar emas kolonialisme. Di antara barisan kata-kata Cicero dan Grotius, cinta tumbuh sebagai bentuk pemberontakan yang paling murni. Cinta yang memaksa mereka melarikan diri dari kemewahan Batavia menuju dinginnya pegunungan Jawa, mengubah seorang budak menjadi Panglima Surapati yang ditakuti.

Dari lorong-lorong gelap Penjara Ancol hingga pertempuran berdarah di kaki Gunung Arjuno, ini bukan sekadar kisah sejarah. Ini adalah perjuangan marwah melawan perbudakan, dan bukti bahwa satu pikiran yang merdeka sanggup meruntuhkan tembok imperium paling kuat di dunia.

Sebab kebebasan bukanlah hadiah dari tuanmu, melainkan hak yang kau ambil kembali.

366 Halaman
Softcover glossy
Kertas bookpaper 57
A5 (14,8 x 21 cm)

Tidak ada komentar

Kami menghargai komentar yang relevan dengan konten tulisan, menggunakan bahasa yang baik dan sopan, dan tidak mengandung unsur kebencian berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).

Diberdayakan oleh Blogger.