Header Ads

Header ADS

BREAKING NEWS :
Loading...

08. Menguasai Lebih Banyak Lagi


Oleh Sri Endang Susetiawati

Ada satu lagi kunci sukses belajar agar kamu benar-benar menguasai materi pelajaran. Caranya, kuasai materi pelajaran lebih banyak lagi dengan lebih banyak berlatih mengerjakan di luar buku paket yang menjadi pegangan kamu atau guru kamu di kelas. 
Usahakan, carilah buku yang lain, baik buku pelajaran oleh pengarang yang lain, atau buku yang berisi kumpulan soal-soal yang pernah dijadikan alat evaluasi, misalnya Ujian Nasional (UN), Ujian Sekolah (US),  Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) atau sekedar lembaran bekas soal-soal yang ada di sekolah. 
Selanjutnya, kerjakan soal-soal bekas Ujian atau Ulangan itu berdasarkan materi pelajaran yang dianggap telah kamu kuasai. Tentu saja, penguasaan kamu berdasarkan ukuran waktu yang jauh lebih awal sebelum materi itu diajarkan di kelas, misalnya M-1, B-1 atau S-1. Berikan penilaian kamu atas hasil pengerjaan soal-soal ini, berapa kira-kira soal yang dapat kamu kerjakan dengan benar menunjukkan seberapa jauh kamu benar-benar menguasai materi pelajaran.
Sekali lagi, catatlah sejumlah soal yang dianggap benar-benar belum mampu kamu kerjakan dengan benar. Usahakan, kamu terus berusaha sendiri untuk memecahkan soal yang sulit itu, hingga  pada suatu saat materi tersebut diajarkan di kelas, maka tanyakanlah kepada guru. Hal ini berarti, kamu akan menjadi seorang pelajar yang benar-benar menguasai materi pelajaran. Kali ini, penguasaan kamu tidak lagi berdasarkan standar lokal di sekolah kamu sendiri, namun kamu telah menguasai materi berdasarkan standar nasional.
Pengerjaan soal-soal yang lebih banyak lagi akan jauh meningkatkan kemampuan kamu dalam menguasai materi pelajaran. Ibarat latihan dalam dunia olah raga, kamu akan memiliki lebih banyak “jam terbang” atau semacam “pengalaman latih tanding” hingga di even tingkat nasional. Pelatihan yang baik, selalu diusahakan agar porsi beban yang diberikan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pertandingan yang sebenarnya. Seorang petinju, misalnya, ia akan berlatih tanding hingga 15 ronde atau  lebih untuk menghadapi sebuah pertandingan sesungguhnya yang hanya 12 ronde.
Semuanya itu dilakukan untuk lebih mempersiapkan diri secara lebih baik selama kamu berlatih. Sehingga, pada saatnya nanti materi pelajaran itu diujikan atau kamu mengikuti ulangan di kelas, maka kamu akan merasa lebih ringan dan jauh lebih siap untuk mengikutinya. Bahkan, saat nanti kamu akhirnya akan mengikuti Ujian Nasional, maka kamu jauh lebih siap karena kamu telah terbiasa mengerjakannya.
“Kamu akan merasa sangat mampu untuk mengatasi ujian dalam bentuk soal-soal, seperti layaknya kamu telah menjadi sang juara yang dengan mudah mampu menaklukan lawan-lawannya”
Kini, siapkah kamu menjadi sang juara yang sukses menaklukan “lawan-lawannya?” Kunci suksesnya adalah kamu harus terbiasa membaca, terbiasa berlatih, terbiasa bertanya, terbiasa menguasai lebih awal dan terbiasa menguasai lebih banyak lagi. Semuanya telah jelas dan gamblang. Semuanya telah ada di hadapan mata kamu. Semuanya hampir tanpa syarat, kecuali kamu harus sungguh-sungguh mau untuk mengerjakannya.
Sekarang, saatnya tinggal kamu sendiri yang berhak memutuskan, kapan kamu mulai belajar dan berlatih untuk meraih predikat sang juara.  Kapan ? Sekaranglah waktunya, bukan esok, tidak pula lusa atau entah kapan lagi.....*** By Srie.


1 komentar:

  1. Terimakasih bu atas tips sukses belajar dalam menguasai materi pelajarannya! Setelah membaca ini saya menjadi termotivasi untuk belajar lebih banyak lagi dengan mengerjakan soal-soal dari berbagai sumber, supaya saya bisa mengetahui sejauh mana saya paham terhadap suatu mata pelajaran sehingga saya bisa meningkatkan pemahaman saya dan dapat mempersiapkan lebih awal untuk menghadapi suatu ulangan atau ujian.
    Aryanti Fuji Lestari (04)
    X MIPA 4

    BalasHapus

Kami menghargai komentar yang relevan dengan konten tulisan, menggunakan bahasa yang baik dan sopan, dan tidak mengandung unsur kebencian berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).

Diberdayakan oleh Blogger.