Header Ads

Header ADS

BREAKING NEWS :
Loading...

Sovereign Woman: Seni Mengambil Alih Kendali dan Menemukan Kedaulatan Diri




Pernahkah kamu merasa hidupmu adalah milik semua orang, kecuali dirimu sendiri?

Kita dididik untuk menjadi anak yang berbakti, istri yang pengertian, dan ibu yang tak kenal lelah. Namun, di tengah semua peran itu, sering kali suara jati diri kita justru menjadi yang paling sunyi. Kita menjadi mandiri secara angka, namun tetap "terjajah" secara batin oleh ekspektasi yang tak ada habisnya.
SOVEREIGN WOMAN bukan sekadar buku tentang kemandirian. Ini adalah sebuah manifesto kedaulatan diri. Melalui 20 bab navigasi kedewasaan, buku ini mengajakmu untuk:

  • Mengambil Kembali Kemudi: Menyadari bahwa kamu adalah penguasa tunggal atas narasi hidupmu, bukan sekadar pelaksana keinginan orang lain.
  • Menegakkan Perbatasan: Belajar berkata "tidak" tanpa rasa bersalah, menjaga energi dari para "vampir emosional", dan mendefinisikan kembali arti "cukup".
  • Berdaulat dalam Kebersamaan: Menemukan cara untuk tetap menjadi bagian dari keluarga dan masyarakat tanpa harus kehilangan diri sendiri. Karena pengabdian yang paling tulus lahir dari jiwa yang utuh, bukan dari batin yang terpaksa.

Menjadi berdaulat tidak berarti kamu berjalan sendirian. Ini adalah tentang menjadi perempuan yang begitu utuh, sehingga saat kamu memilih untuk mencintai dan melayani, kamu melakukannya dengan kuasa penuh, bukan karena kelumpuhan pilihan.

Selamat datang di wilayah kekuasaanmu yang paling sejati. Saatnya berhenti meminta izin untuk menjadi dirimu sendiri.

Judul: Sovereign Woman: Seni Mengambil Alih Kendali dan Menemukan Kedaulatan Diri
Penulis: Sri Endang Susetiawati
Penerbit: Srie Digital Media

Ukuran buku: A5 (14,8 x 21 cm)
Kertas: Bookpaper 55
Cover: Softcover Glossy
Halaman: 261

Tidak ada komentar

Kami menghargai komentar yang relevan dengan konten tulisan, menggunakan bahasa yang baik dan sopan, dan tidak mengandung unsur kebencian berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).

Diberdayakan oleh Blogger.